Rabu, 27 Juni 2012

Anak ITB Berprestasi di Abang None Jaktim 2012

Mungkin ada diantara mahasiswa ITB yang gak tahu Iga Andita Lestari? Banyak mungkin, tapi entah salah siapa, entah kurang pergaulan atau si obyek pembicaraan kita ini kurang eksis di kampus sehingga gak banyak dari kita yang tau dia terpilih jadi salah satu finalis Abang None Jakarta Timur 2012. Malam tanggal 15 Juni 2012 bertempat di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah pukul 19.00 ngaret satu jam lebih hingga selesai perhelatan akbar tersebut digelar dan menjadi momen yang sangat menyenangkan bagi Iga dan 29 finalis lainnya untuk mempersembahkan karya terbaik bagi Kota Administratif Jakarta Timur.



Penulis berkesempatan mengunjungi acara tersebut setelah melewati perjalanan panjang dan berliku (dengan sedikit dramatisasi) namun menjadi pengalaman tersendiri bagi penulis yang baru satu dua kali mengunjungi DKI Jakarta. Sesampainya di tempat perhelatan penulis jalan-jalan di sekitar gedung Sasono dan mendapati spanduk, baligho, poster, kaos hingga styrofoam berbentuk 'love' yang menunjukkan dukungan bagi para finalis. Penulis melihat para pendukung Iga memakai kaos bernomor punggung 30 yang menjadi nomor urutnya dan menampilkan wajah Iga berselendang biru di depannya. She's much pretty, I must say :)

Non Iga, kedua dari kanan

Sekitar 45 menit setelah jam 19.00 para pejabat publik di wilayah administratif Jakarta Timur mulai berdatangan dan membuat kewalahan Satpol PP untuk membukakan jalan dengan 'membersihkannya' para penonton yang datang tepat waktu. "Masih ada lagi pejabat yang mau lewat" ujar personil Pamong Praja sembari meminta muda-mudi itu membuatkannya jalan. Walhasil acara ngaret satu jam lebih! Suatu strategi jitu untuk meraup penonton (dan pejabat publik!) yang malas datang tepat waktu sebanyak-banyaknya tanpa merasa membuat risiko bagi nama besar acara ini. Walikota Jakarta Timur menyampaikan kata sambutan yang dia baca dengan banyak salah baca sembari berpesan agar warga Jakarta Timur menyukseskan Pilkada DKI Jakarta tahun ini, hehehe.

Terlepas dari cacat pelaksanaan acara ini, para finalis telah mempersembahkan yang terbaik. Setelah seluruh penonton menyanyikan lagu Indonesia Raya dan beberapa sambutan dari para pejabat publik, MC Protokoler (Indra Bekti dan Andara Rainy) membuka acara dengan penampilan Tarian Nandak oleh para finalis menggunakan baju Sadariah dan Kebaya Encim. Setelah pengenalan para juri, para penonton disuguhkan dengan Tari Betawi. Elok dengan busana tradisional tidak membuat para finalis segan menggunakan busana malam bergaya barat. Lagi para finalis menampilkan Tari Betawi yang disambut histeris oleh para penonton, tidak terkecuali penulis :)

Acara selanjutnya adalah penampilan para finalis secara berpasangan (Abang & None). Masing-masing memperkenalkan diri mereka menggunakan bahasa asing (hampis semua Inggris dan ada yang memakai bahasa Jerman) serta melakukan dialog dengan pasangannya tentang suatu tema yang kemudian akan disusul oleh pertanyaan juri yang terkadang tidak berhubungan dengan tema dialog para pasangan finalis. Iga dan Abang pasangannya, Septian Yudha membicarakan tentang suatu makanan khas Jakarta Timur dan cara mensosialkannya. Namun juri mempertanyakan permasalahan banjir di DKI Jakarta. Bagaimanapun pertanyaan juri harus terjawab. Iga, mengandalkan ilmu perencanaan wilayah dan kota yang dimilikinya berhasil menjawab pertanyaan juri dengan mantap. Dia menjelaskan bahwa permasalahan banjir dapat ditanggulangi dengan pengadaan dan pemeliharaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) minimal 30 persen dari suatu wilayah sesuai UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Penulis merasa jawaban Iga berbeda dengan yang lain, tidak normatif bahkan menggunakan argumen yang jelas serta secara legal formal dapat dipertanggungjawabkan.

Acara dilanjutkan dengan hiburan oleh Gisel Idol, Ivan Govinda dan Avanindra disusul parade para finalis dengan latar belakang suara lagu Abang None Jakarta Timur. That's just fantastic! Selanjutnya acara penyampaian kesan dan pesan 6 besar Abang & None Jakarta Timur 2011. Pada saat itu para juri bersidang, menentukan yang lebih baik diantara orang-orang terbaik. Dan pada saat yang paling dinantikan para Abang & None Jakarta Timur 2011 mengumumkan Abang & None Favorit, Abang & None Juara Harapan 1 dan 2 serta 3 Abang & None wakil Jakarta Timur pada Final Abang None tingkat provinsi. Satu hal yang mestinya membuat kita bangga adalah teman kita, Iga Andita Lestari mendapatkan titel None Juara Harapan 1! Selamat yaa Iga, semoga semakin sukses dan terus mengembangkan potensi dalam diri :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kamu pengunjung ke