Sabtu, 24 Maret 2012

Notulensi Seminar Konversi Gas untuk Kendaraan Bermotor

Diadakan oleh LPIK ITB
Kamis, 23 Februari 2012 di Aula Barat ITB
Pembicara:
  • Prof. Dr. Ir. Widjajono Partowidagdo, Wakil Mentri ESDM (keynote speaker, mewakili Mentri ESDM)
  • Dr. Elly Sinaga (mewakili Wamen Perhubungan)
  • Perwakilan Kementrian Perindustrian
  • Dr. Retno Gumilang Dewi, Kepala Pusat Kebijakan Keenergian-SAPPK

Pendahuluan
Wakil Mentri (Wamen) ESDM, Prof. Dr. Ir. Widjajono Partowidagdo, dalam kesempatan ini mengatakan bahwa pengurangan subsidi BBM adalah hal yang harus dilakukan. Hal ini karena anggaran subsidi BBM sudah sangat membebani APBN, yaitu mencapai 150 triliun rupiah. Sehingga harus dilakukan suatu upaya untuk mengatasi masalah tesebut.

Sedikit Pemikiran Lugu tentang UU Migas

Oleh : Fahmi Maulana Kamil*


Ditengah kekhawatiran terhadap kemampuan lembaga negara dalam memenuhi kebutuhan energi nasional, lahirlah Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas). Diharapkan dengan regulasi ini, kegiatan usaha migas dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Namun terdapat beberapa keganjalan dalam isi regulasi tersebut, diantaranya adalah pasal 22 yang menyatakan bahwa suatu badan usaha yang bermain di kegiatan usaha hulu migas wajib menyerahkan maksimal 25% hasil produksi migas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Persentase ini tidak jelas asal-usulnya, bahkan cenderung membatasi potensi keuntungan negara. Padahal salah satu tujuan penyelenggaraan kegiatan usaha migas adalah untuk memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional. 


Ilmu Pengetahuan sebagai Penentu Pasang Surut Peradaban Manusia

Oleh : Fahmi Maulana Kamil*




Pendahuluan

Sejarah peradaban manusia di berbagai belahan dunia selalu mengalami masa kejayaan dan kebobrokan. Begitulah Allah menggilirkan masa-masa itu agar manusia yang berakal dapat mengambil pelajaran daripadanya sehingga peradaban yang ada sekarang tidak mengulangi kesalahan di masa lalu, bahkan jika mungkin melampaui kegemilangan peradaban yang pernah dunia saksikan sebelumnya. Ketika kita menyadari fakta-fakta peradaban di masa lampau, hendaklah kita bertanya, "Apa rahasia sukses peradaban yang mengalami kebangkitan dan apa yang menjadi sebab-sebab yang kemudian menyebabkan runtuhnya peradaban tersebut?"

Kamu pengunjung ke