Senin, 13 Agustus 2012

Ketika Hutan Lindung Puncak tak Lagi Melindungi


"Jika hutan lindung tersebut dijadikan hutan produksi, permukiman dan kebun maka dikhawatirkan hal ini akan meningkatkan potensi banjir di hilir (wilayah DKI Jakarta), tanah longsor dan terganggunya pasokan air tanah."
Dewasa ini Bappeda Kab Bogor lagi mengkaji Draf Revisi Perda Nomor 19 Tahun 2008 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bogor 2005-2025. Di dalamnya ada sesuatu yang mestinya bikin kita terhenyak, yaitu perubahan status 8.700 hektar hutan lindung di kawasan Puncak menjadi hutan produksi, permukiman dan kebun. Rencana aturan ini menyebabkan kawasan Puncak gak lagi memiliki hutan lindung sehingga setiap jengkal wilayah tutupan hutan pada kawasan itu bisa disertifikatkan untuk semakin memenuhi hasrat para penguasa dan atau pengusaha yang memang selama ini pun melakukannya. 

Rabu, 27 Juni 2012

Queen's My Inspiration of Life (I)

Sambil nunggu seorang kawan yang katanya mau silaturahim ke rumah, aku nonton lagi DVD "Queen : Days of Our Lives". Nonton yang ketiga kalinya tentu bikin nonton serasa gaksuprised, udah cukup tau alur ceritanya, hehe. Tapi kali ini aku jadi mencermati tontonan ini, gak cuma menikmatinya sejenak lalu lupa kenangan dan pelajaran apa yang bisa didapat dari perjalanan hidup 40 tahun grup musik rock Queen. Maka sebelum lupa (lagi), sembari menunggu mata terkantuk, kutulis apa yang kudapat biar kita bisa belajar dari sesuatu yang mungkin kebanyakan orang gak memperhatikannya.

Anak ITB Berprestasi di Abang None Jaktim 2012

Mungkin ada diantara mahasiswa ITB yang gak tahu Iga Andita Lestari? Banyak mungkin, tapi entah salah siapa, entah kurang pergaulan atau si obyek pembicaraan kita ini kurang eksis di kampus sehingga gak banyak dari kita yang tau dia terpilih jadi salah satu finalis Abang None Jakarta Timur 2012. Malam tanggal 15 Juni 2012 bertempat di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah pukul 19.00 ngaret satu jam lebih hingga selesai perhelatan akbar tersebut digelar dan menjadi momen yang sangat menyenangkan bagi Iga dan 29 finalis lainnya untuk mempersembahkan karya terbaik bagi Kota Administratif Jakarta Timur.

Selasa, 15 Mei 2012

Bangkit itu Memindahkan Zona Nyamanmu! #bangkitpemuda




'Bangkit' adalah sesuatu yang identik dengan tanggal 20 Mei. Ya, banyak orang mengaitkannya dengan Hari Kebangkitan Nasional karena pada tanggal tersebut berdiri organisasi Boedi Oetomo. Meski gak sedikit orang yang gak setuju, aku gak tertarik untuk membahas hal itu di sini. Mari kita ambil esensinya, bahwa (minimal) setidaknya setiap tanggal 20 Mei kita mampu mengingat kembali momen kebangkitan bangsa Indonesia sehingga kita bisa (katanya) merdeka, seperti sekarang ini.

Melihat Pendidikan Lebih Hakiki #satusetengahtiang



Tidak berlebihan sekiranya saya mengatakan bahwa pendidikan adalah hal yang paling penting dan memainkan peran yang signifikan terhadap kemajuan kehidupan berbangsa dan bernegara suatu masyarakat sebuah negara. Pendidikan merupakan suatu proses pembinaan yang dilakukan oleh pendidik kepada peserta didik secara sadar, terencana, dan berkelanjutan; mencakup materi pengajaran yang sistematis, keterampilan teknis yang tepat guna, serta nilai-nilai kemanusiaan yang berlaku universal dengan harapan terciptanya profil ideal peserta didik yang mampu dan mau menghasilkan karya demi kebaikan umat manusia. Masyarakat yang terlahir dari proses pendidikan yang berjalan secara ideal adalah salah satu syarat mutlak dan sangat besar pengaruhnya terhadap kemajuan taraf kehidupan suatu bangsa.

Jumat, 06 April 2012

Interaksi

Aku ingin mengenalmu lebih. Daripada sekadar kamu aktif di mana, melakukan apa, dengan siapa, aku ingin tahu lebih. Lebih daripada kamu mendefinisikan kegiatan berorganisasi itu seperti apa, aku mau lebih. Aku ingin kenal gagasanmu, aku ingin tahu pemikiranmu dan segala hal yang membuatmu bisa bertahan dalam porsi kegiatan yang sangat padat. Apa yang membuatmu bertahan? Rasa tidak enak dengan teman seperjuangan, kurasa bukan. Nyatanya kau pilih aktivitasmu yang lain dan kau tidak ada kabarnya lagi buat kepanitiaan kita.


Percayalah, tidak sehat terlalu sibuk itu, meski tujuannya baik. Layaknya robot yang diprogram untuk stabil pada situasi dan kondisi apa pun. Kau dan aku ini manusia dengan segala kemanusiaannya. Kita perlu berinteraksi layaknya manusia, perlu saling kenal, saling merasakan keberadaan masing-masing. Aku bukan pemrogrammu dan kau bukan program yang bisa aku atau siapa pun atasanmu mengaturmu tanpa batasan, meski aku atau siapa pun atasanmu adalah 'bos' bagi kehidupan organisasimu.


Tapi dalam cakupan kehidupan yang lebih luas, kita ini manusia. Aku perlu mengenalmu layaknya aku kenal manusia lainnya. Bukan karena proker, rapat, perintah saja, tapi jauh diatas itu semua. Aku ingin mengenalmu secara personal karena kita ini manusia, yang menjalankan proker pun manusia. Manusia dengan segala kemanusiaannya mesti diperlakukan layaknya manusia yang terdiri dari jasad, roh dan akal. Ketiganya meski kita isi dengan kebahagiaan yang Tuhan anugerahkan bagi manusia yang menikmati kehidupan ini. Jadi mari nikmati kehidupan ini bersamaku, sebagai sesama manusia. Mari berinteraksi layaknya manusia.

Curhatku untuk 19 Maret 2012

Hari ini aku sangat selow dan menjalani hari dengan penuh nikmat. Kepala botakku bikin segar, penat berkurang karena UTS bentar lagi selesai. Apalagi setelah pelantikan Tambang Eksplorasi ITB, serasa makin dekat aja sama teman-teman seperjuangan. 

Aku bukan lagi Fahmi yang banyak omong gak konkrit, bukan pula yang kebanyakan mikir tanpa realisasi. 

Aku mau jadi Fahmi yang sederhana dan menyenangkan banyak orang. 

Aku ingin menikmati kehidupanku, sedikit demi sedikit berbuat kebaikan dan menjaga terus semangat dalam diri. 

Cita-cita utopisku tentang himpunan, kemahasiswaan terpusat, Kota Bandung bahkan Indonesia dan peradaban dunia masih terus kuasah tanpa lupa eksistensiku di dunia nyata. 

Aku harus tetap berfikir positif pada realita tanpa perlu mengesampingkan idealita. Aku cuma perlu lebih banyak senyum dan berdoa, karena perasaan bahagia ini tidak datang dengan sendirinya.

Kepedulian (copast dari blog temanku)

Kita kurang peduli terhadap nasib saudara kita di tempat lain. Hal ini terbukti bahwa kasus ini (kasus Mesuji, sudah sejak tahun 2009) baru terdengar sekarang. Kita terlalu memikirkan hidup kita sendiri padahal memang sebenarnya ada beberapa penduduk suffering di bagian lain dari Indonesia.

Mungkin kehidupan yang keras yang akhirnya memaksa kita untuk bersifat egois. Tapi apa sulitnya Anda menyisihkan sedikit pemikiran sebelum Anda terlelap tidur untuk memikirkan nasib negara ini, nasib saudara-saudara kita di pelosok yang mungkin sedang menahan trauma karena melihat ayahnya disembelih? Atau kedinginan karena rumahnya digusur? Atau kebingungan karena anak balitanya belum makan hari ini?

Daripada anda memikirkan cicilan Blackberry yang harus anda bayar karena hanya semata-mata sebuah hasrat dalam pemenuhan keinginan, bukan kebutuhan. Daripada anda memikirkan berapa uang yang harus anda bayar untuk membeli sebuah baju yang anda lihat di etalase toko?

Gunakan kapasitas otak anda untuk memikirkan sesuatu yang menyentuh hati anda sehingga menggerakan kaki dan tangan anda ke kegiatan yang lebih produktif atau kepada sebuah solusi yang lebih aplikatif seperti merelakan Blackberry demi membantu sesama.



-------------------------


actually there's so many good things to copy-paste from :)

Merindumu

Anjing malangnya aku,
kenapa sampai merindu
memang sudah bermingu-minggu
tiada jumpa tiada ucap,
hanya sms meminjam buku

Rasaku tiada hilang
setidaknya hampir empat tahun
aku masih merindumu
bayangan di forum diskusi, kelas putih-abu, majlis ta'lim
bahkan hingga gajah duduk
aku masih merindumu

masa lalu yang polos
masa membuncahkan seluruh asa
hingga kerabat-famili semua tahu
dan semua mengaggap lelucon
aku masih merindumu, masih bercita-cita besar

ingatlah wahai, aku hanya merindu
belum sampai otakku memikirkan lebih
menjabat pergelanganmu, mencium bibir merahmu
aku belum mau
aku belum punya nyali, dan duit
dan mungkin kesalehanku juga,
aku hanya modal nyali mengetik tulisan sampah ini
aku hanya merindu

Sabtu, 24 Maret 2012

Notulensi Seminar Konversi Gas untuk Kendaraan Bermotor

Diadakan oleh LPIK ITB
Kamis, 23 Februari 2012 di Aula Barat ITB
Pembicara:
  • Prof. Dr. Ir. Widjajono Partowidagdo, Wakil Mentri ESDM (keynote speaker, mewakili Mentri ESDM)
  • Dr. Elly Sinaga (mewakili Wamen Perhubungan)
  • Perwakilan Kementrian Perindustrian
  • Dr. Retno Gumilang Dewi, Kepala Pusat Kebijakan Keenergian-SAPPK

Pendahuluan
Wakil Mentri (Wamen) ESDM, Prof. Dr. Ir. Widjajono Partowidagdo, dalam kesempatan ini mengatakan bahwa pengurangan subsidi BBM adalah hal yang harus dilakukan. Hal ini karena anggaran subsidi BBM sudah sangat membebani APBN, yaitu mencapai 150 triliun rupiah. Sehingga harus dilakukan suatu upaya untuk mengatasi masalah tesebut.

Sedikit Pemikiran Lugu tentang UU Migas

Oleh : Fahmi Maulana Kamil*


Ditengah kekhawatiran terhadap kemampuan lembaga negara dalam memenuhi kebutuhan energi nasional, lahirlah Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas). Diharapkan dengan regulasi ini, kegiatan usaha migas dapat memberikan kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat. Namun terdapat beberapa keganjalan dalam isi regulasi tersebut, diantaranya adalah pasal 22 yang menyatakan bahwa suatu badan usaha yang bermain di kegiatan usaha hulu migas wajib menyerahkan maksimal 25% hasil produksi migas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Persentase ini tidak jelas asal-usulnya, bahkan cenderung membatasi potensi keuntungan negara. Padahal salah satu tujuan penyelenggaraan kegiatan usaha migas adalah untuk memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya bagi perekonomian nasional. 


Ilmu Pengetahuan sebagai Penentu Pasang Surut Peradaban Manusia

Oleh : Fahmi Maulana Kamil*




Pendahuluan

Sejarah peradaban manusia di berbagai belahan dunia selalu mengalami masa kejayaan dan kebobrokan. Begitulah Allah menggilirkan masa-masa itu agar manusia yang berakal dapat mengambil pelajaran daripadanya sehingga peradaban yang ada sekarang tidak mengulangi kesalahan di masa lalu, bahkan jika mungkin melampaui kegemilangan peradaban yang pernah dunia saksikan sebelumnya. Ketika kita menyadari fakta-fakta peradaban di masa lampau, hendaklah kita bertanya, "Apa rahasia sukses peradaban yang mengalami kebangkitan dan apa yang menjadi sebab-sebab yang kemudian menyebabkan runtuhnya peradaban tersebut?"

Kamu pengunjung ke