Kamis, 16 Desember 2010

Menyoroti Dampak Negatif Kebijakan IPO PT Krakatau Steel

Oleh : Fahmi Maulana Kamil*

Pendahuluan





Setelah PT. Indosat, kini giliran PT. Krakatau Steel yang akan dilakukan Initial Public Offering (IPO) terhadapnya oleh pemerintah, dalam hal ini Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (Menneg BUMN). Setelah memantau pergerakan industri baja pasca berlakunya Asean China Free Trade Agreement (AC-FTA), pemerintah memutuskan melakukan IPO terhadap saham PT. Krakatau Steel dalam semester-2 tahun 2010, kira-kira bulan November yang lalu. Penulis akan membahas sedikit tentang latar belakang kebijakan IPO oleh pemerintah menurut hemat penulis, lalu penulis akan membahas mengenai analisis dampak yang akan ditimbulkan dari kebijakan tersebut.


Minggu, 05 Desember 2010

Selayang Pandang Permasalahan Energi Dunia dan Coalbed Methane sebagai Solusinya

Oleh : Fahmi Maulana Kamil*


Pendahuluan
Hari kita melihat ketergantungan yang berlebihan dari masyarakat dunia mengenai kebutuhan energi. Hal ini diperparah dengan kenyataan bahwa mayoritas sumber daya alam yang digunakan untuk memperoleh energi adalah sumber daya alam tak terbarukan seperti minyak bumi, batubara, dan lain-lain. Ketika kebutuhan energi dunia meningkat sebanding dengan peningkatan jumlah populasi warga dunia, justru sumber daya alam yang banyak digunakan, seperti yang disebutkan di atas, persediaannya semakin sedikit dan dalam jangka waktu tertentu akan habis atau tidak terberdayakan. Penggunaan sumber daya alam tak terbarukan juga membawa dampak negatif yang pengaruhnya tidak bersahabat dengan lingkungan, seperti emisi gas karbon dioksida yang "melimpah" di atmosfer sehingga menghasilkan efek rumah kaca. Masyarakat dunia seharusnya sadar mengenai hal ini dan memulai tindakan nyata untuk mengurangi penggunaan sumber daya alam tak terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energi dunia.


Kamu pengunjung ke