Rabu, 23 September 2009

MATI GAYA Setelah Bulan Ramadhan

Hari itu, Adzan Subuh di tengah-tengah gema takbir dan tahmid
yang menyelimuti dinginnya waktu fajar kota Kuningan,
membangunkan saya. Hanya saja, saya harus mandi lebih dulu
dibanding sanak saudara lainnya (biar dapet jatah air lebih banyak. hha)
dan akhirnya "I miss the train" saya ketinggalan Jamaah Shalat Subuh.
Yah, tidak apa-apa, Shalat sendiri di rumah ga jadi masalah
selama kita masih bisa melaksanakannya dengan khusyu..

Singkatnya, seluruh sanak saudara sebanyak tiga generasi turun temurun
berkumpul dan kemudian berjalan menuju Masjid Agung Syiarul Islam kota Kuningan.
Gema takbir dan tahmid terus dilantunkan semalam suntuk, bersambung hingga saat ini,
saya berfikir, "apa g cape tuh orang teriak-teriak melulu semalaman suntuk?!".
Sambil berfikir seperti itu saya dan keluarga mengambil Shaf untuk Shalat Id.
Shaf Pria di dalam masjid dan di lapangan parkir, Shaf wanita di jalan raya alun-alun.
Saya, adik, dan kakek saya memilih Shalat di dalam masjid.
Shalat Id dimulai pada pukul 7.45, terlambat 15 menit dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya
setelah diawali dengan sambutan oleh Gubernur Kuningan, H. Aang Hamid Suganda.

(menurut kalian apa yang menyebabkan jadwal Shalat Id terlambat 15 menit ?!)

Sepulang dari Shalat Id, kami sekeluarga tiga generasi melakukan ritual tahunan
yang tidak asing bagi kebanyakan keluarga umumnya pada hari itu,
bersalam-salaman dan meminta maaf. Disambung dengan makan-makan
dengan makanan khas Hari Raya, Ketupat.

Sehabis itu ??

Sesuai dengan judul di atas, kami sekeluarga tiga generasi MATI GAYA,
seperti tidak ada yang membuat kami ingin melakukan sesuatu
selain berdiam diri di rumah dengan perut kekenyangan
dan baju lebaran yang terkontaminasi oleh bumbu opor dan rendang (?!)
Seolah-olah Hari Raya Idul Fitri hanya dirayakan ketika Shalat Id,
bersalam-salaman, dan makan-makan. Sehabis itu? MATI GAYA
dan hal ini berlangsung hingga detik disaat saya mengetik kata ini..

MATI GAYA kah kalian sehabis Bulan Ramadhan ??

Ramadhan segera berakhir, seneng atau sedih ?

Gak terasa yah, bulan Training "Ramadhan" Jihad melawan Hawa Nafsu sebentar lagi akan berakhir.

Gak akan ada lagi bangun tengah malam dan makan sahur dengan mata terkantuk-kantuk.
Gak akan ada lagi Shalat Subuh berjamaah dan mendengarkan ceramah subuh.
Gak akan ada lagi Shalat Dhuha dan Tadarus Al Quran.
Gak akan ada lagi buka puasa bersama keluarga dan kerabat.
Gak akan ada lagi Shalat Isya berjamaah disambung Shalat Tarawih..

Segala rasa lapar dan dahaga yang dirasakan
di bawah sengatan sinar matahari di siang bolong tidak akan dirasakan lagi.
Rasa capek dan pegal sehabis Shalat Tarawih, setelah sebelumnya
memakan berbagai Genre makanan dan minuman
dalam rangka "balas dendam penderitaan 15 jam"
disambung rasa kantuk yang berlebih karena dibangunkan makan sahur,
segalanya akan berakhir dan meninggalkan kita tanpa kepastian akan kembali lagi tahun depan..

...(gak mampu lagi menulis)

Bagaimana perasaan kalian ditinggal Ramadhan??

Kenapa NgeBlog ?

Pertanyaan itu muncul sejak pertama kali saya mengunjungi situs www.blogger.com
dan mengklik "Daftar" pada halaman tersebut, dan mungkin hingga mikrodetik
disaat anda membaca kalimat ini, saya masih belum menemukan jawaban yang tepat
atas pertanyaan yang diajukan oleh hati sanubari saya yang terdalam (hhe..),
"Kenapa NgeBlog" adalah pertanyaan yang menurut saya pribadi,
susah dijawab secara jujur disertai hati yang ikhlas oleh para blogger
(termasuk didalamnya Raditya Dika dan Dewi Lestari. haha!),
meski banyak sekali jawaban alternatif yang bisa digunakan,
dan terdegar masuk akal bagi kebanyakan manusia normal.
Anda bisa pilih salah satu diantara jawaban di bawah ini :

a. iseng
b. supaya gak keliatan gaptek (gagap terknologi)
c. supaya terlihat melektek (melek teknologi mksdnya. hha maksa..)
d. biar punya teman di dunia maya
e. propaganda politik (?!)
f. bisnis
g. lainnya (pikir aja sendiri!)

Dengan ini saya juga ingin memperkenalkan diri saya kepada anda semua,
wahai blogger di seluruh dunia, bahwa saya, Fahmi Maulana Kamil,
telah membuka blog pribadi nya yang pertama!
(sorak sorai menggema di seluruh pelosok dunia maya..)

Kesimpulannya, NgeBlog bagi saya dan bagi kebanyakan blogger
adalah kegiatan yang tidak terdefinisikan secara kata-kata.
Definisi NgeBlog dapat dijelaskan dengan berbagai alternatif jawaban,
seperti yang tersedia di atas, namun pada hakikatnya
jawaban hakiki (ceiilah bahasanya..) jawaban dari pertanyaan
yang menjadi judul tulisan ini hanya mampu terdefinisikan oleh suara hati,
yang terkadang kita secara refleks mengucapkannya
dengan kata-kata, "pengen aja.."

Kamu pengunjung ke